tanggung jawab atas hidup


Setiap kita pasti lahir dari seorang ibu dan karena juga adanya seorang ayah.. Dari bayi, merekalah yang mengurus dan memelihara kita.. Memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan untuk kita.. Ngasih makan, nyekolahin kita.. Dan banyak hal lain yang ga terhitung.. Semua bisa terpenuhi karena kasih karunia Tuhan yang disalurkan Tuhan lewat kedua orangtua kita.. Mereka bekerja banting tulang susah payah..

Pernah ngga kita bertanya atau memikirkan, apa yang menjadi motivasi utama mereka bekerja siang malam.. Sekedar buat cukupin kebutuhan atau bahkan kesenangan mereka pribadi?Sebagian besar alasan dari apa yang mereka kerjakan adalah usaha mereka untuk menunjukkan kasih mereka kepada kita, bukan hanya untuk menyenangkan atau memuaskan hasrat pribadi.

Baru-baru ini gw mempelajari sesuatu dari hal tersebut, seseorang hidupnya akan menjadi lebih maksimal jika dia memiliki tanggung jawab atas hidup orang lain, bukan hanya diri sendiri.
Kalau kita melihat hidup kita terlalu sering bergelut, jatuh-bangun bahkan hidup lama dalam kubangan dosa, salah satu penyebabnya mungkin karena kita hidup hanya untuk diri kita sendiri. Kita egois en ga pernah memperhatikan keadaan sekeliling.

Sadarkah kita bahwa hidup yang kita jalani dilihat dan diperhatikan oleh banyak orang?
Bahkan sebagai anak Tuhan dikatakan bahwa hidup kita harus mencerminkan hidup Kristus, ini artinya kita harus mempertanggung jawabkan hidup orang lain yang melihat hidup kita.
Jika mereka melihat hidup kita hanya sebagai batu sandungan atau bahkan kita tidak perduli dengan hidup teman-teman kita yang terjerat dalam dosa, itu adalah tanggung jawab kita.

Jika Kristus yang ada dalam kondisi tersebut, Dia tidak akan tinggal diam untuk membiarkan mereka.Dia pasti akan berusaha keras untuk bertanggung jawab atas hidup mereka sebagai bukti kasihNya kepada mereka.

Gw sadari betul kalau hari-hari yang gw jalani cuma gw hidupi buat diri gw sendiri, di satu titik gw akan mengalami rasa bosan n jenuh sendiri sama aktivitas gw. Tetapi ketika gw belajar buat investasi hidup gw buat anak-anak rohani gw, anak-anak komsel, Princess of God, dll.
Setidaknya gw bisa menghabiskan waktu gw untuk sesuatu yang berguna.
Ketika gw bersama mereka, gw bisa menjadi ‘sesuatu’ buat mereka. Gw belajar buat terus jadi teladan karena gw sadar bahwa hidup gw dilihat n dicontoh sama mereka.

So guys belajar yu mulai ambil tanggung jawab atas hidup orang-orang di sekeliling kita.
Jika kita berada di tengah kegelapan saat ini, bukan hanya untuk diam dan tidak melakukan apapun tetapi kita punya tugas menerangi kegelapan tersebut.

Yehezkiel

33:7Dan engkau anak manusia, Aku menetapkan engkau menjadi penjaga bagi kaum Israel. Bilamana engkau mendengar sesuatu firman dari pada-Ku, peringatkanlah mereka demi nama-Ku.
33:8 Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Hai orang jahat, engkau pasti mati! –dan engkau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu supaya bertobat dari hidupnya, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu.
33:9 Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang jahat itu supaya ia bertobat dari hidupnya, tetapi ia tidak mau bertobat, ia akan mati dalam kesalahannya, tetapi engkau telah menyelamatkan nyawamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s